Dinas PUPR Bulukumba Tinjau Langsung Infrastruktur di Tiap Kecamatan

Lokasi Prioritas Pembangunan Tahun 2021

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bulukumba melakukan peninjauan lokasi yang menjadi prioritas pembangunan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021.

“Berdasarkan data atau hasil dari Musrembang Kecamatan,Dinas PUPR Bulukumba berupaya untuk turun langsung menyecek apa yang menjadi skala prioritas di kecamatan,” kata Kadis PUPR Bulukumba, Rudi Ramlan, saat dikonfirmasi RADAR SELATAN via WhatsApp, Minggu, 31 Mei 2020.

Menurut Rudi, agenda pemantauan langsung yang dilakukan pihaknya tersebut juga merupakan salah satu upaya memastikan bahwa apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terakomodir dalam rencana kerja kami di tahun 2021.

“Terdapat beberapa jalan dan jembatan yang memang harus dilanjutkan atau diselesaikan pembangunannya di tahun 2021 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rudi, pihaknya juga akan terus membangun komunikasi yang intens dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, karena menurutnya Perda APBD merupakan keputusan bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Kita ingin membangun komitmen kebersamaan dengan DPRD dalam perencanaan pembangunan sehingga hasilnya nanti dapat lebih dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rudi, Dinas PUPR harus menjadi pelayan dalam setiap persoalan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur umum.

“Kami akan berupaya selalu tanggap dan melakukan pencegahan dini atas persoalan yang terkait dengan kewajiban kami serta berupaya untuk selalu hadir melayani apa yang menjadi kebutuhan atau persoalan masyarakat Bulukumba,” tutup Rudi Ramlan.

Beberapa lokasi yang telah dikunjungi Dinas PUPR antara lain, Kecamatan Kajang, yakni Desa Bonto Biraeng, Desa Pantama, Desa Tambangan, dan Lolisang.

Di Kecamatan Herlang, yakni di Desa Singa, Desa Borong, Desa Tanuntung, Desa Pataro, Desa Karassing, Desa Bonto Kamase.

Untuk Kecamatan Bontotiro, yaitu Desa Caramming dan Desa Dwi Tiro. Kemudian di Kecamatan Bontobahari, di Desa Sapolohe dan Desa Benjala.

Lanjut, Kecamatan Ujung Loe, di Desa Lonrong, Desa Bijawang, Desa Garanta, Desa Balleanging, dan Desa Manyampa.

Di Kecamatan Rilau Ale baru di Desa Swatani. Dan di Kecamatan Bulukumpa, yakni Desa Batu Lohe, Desa Jojjolo, dan Desa Bonto Bulaeng.

Selain itu, Dinas PUPR masih akan terus melakukan peninjauan ke lokasi-lokasi yang belum dikunjungi. (Ewa)