Radar Selatan

Gowa

Dosen UNM Resmi Tersangka

RILIS KASUS. Penyidik Polres Gowa merilis kasus pembunuhan yang dilakukan Dr. Wahyu Jayadi, Minggu, 24 Maret 2019.

Kasus Pembunuhan Sitti Zulaeha Djafar

GOWA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID — Dr. Wahyu Jayadi (43), selaku dosen tetap Universitas Negeri Makassar (UNM) pada prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Wahyu Jayadi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Sitti Zulaeha Djafar di dalam mobil di Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa yang terjadi, Jumat, 22 Maret 2019 lalu.

Hasil ungkap itu dipaparkan langsung Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga usai melakukan gelar perkara bersama penyidik Satreskrim Polres Gowa, Tim Inafis Polres Gowa dan Polda Sulsel serta Tim Kedokteran Forensik RS Bhayangkara Polda Sulsel, Sabtu, 23 Maret 2019.
“Penyidik Polres Gowa beserta para peserta gelar perkara sepakat meningkatkan status WJ dari saksi sebagai tersangka,” terang Shinto Silitonga usai melakukan gelar perkara, Minggu, 24 Maret 2019 sekira pukul 00.40 wita dini hari.

Kapolres mengatakan, beberapa alat bukti sebagai Scientifik Evidences yang telah dipaparkan Tim Kedokteran Forensik Polda Sulsel secara gamblang dan rinci, membuat yakin akan peran tersangka WJ memang melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Keyakinan ini juga diperkuat dengan kehadiran tersangka WJ dalam gelar perkara, yang mampu menjelaskan secara rinci perannya dari setiap jejak luka pada jenazah korban yang dipaparkan oleh Tim Kedokteran Forensik,” katanya.

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini juga menuturkan bahwa peningkatan status WJ sebagai tersangka diketahui berawal dari adanya temuan jejak darah pada sisi kanan pintu driver di mobil Daihatsu Terios milik korban saat dilakukan olah TKP.

“Jejak darah inilah yang menghantarkan penyidik bahwa pelaku memiliki luka, yang kemudian dengan kecermatan para penyidik dan dokpol, dinyatakan bahwa luka yang ditemukan pada WJ identik dengan darah yang ada pada sisi kanan pintu driver,” tuturnya.
Sementara itu, dr. Deni dari Kedokteran Forensik RS Bhayangkara Polda Sulsel mengungkapkan bahwa pemeriksaan yang dilakukannya konsen terhadap apa yang dialami tubuh korban, mulai dari luka, pola luka, hingga jenis luka.

“Inilah informasi yang diberikan Forensik dalam penanganan kasus ini sebagai bukti ilmiah dalam penetapan status tersangka,” ucapnya.
Adapun penyidik Polres Gowa diketahui hingga saat ini belum dapat menyimpulkan secara jelas motif dari pembunuhan ini, sebab masih akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka WJ. (*)

REPORTER: HENDRA
EDITOR: HASWANDI ASHARI

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!