Dua Politisi Gerindra Berebut Kursi Wakil Ketua DPRD

by
Ahmad Saiful dan H. Patudangi

REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: HASWANDI ASHARI

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Dua caleg terpilih partai Gerindra Bulukumba, Ahmad Saiful dan Patudangi Azis saling berebut rekomendasi untuk menempati posisi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba periode 2019-2024.

Kedua kader Gerindra tersebut memiliki peluang yang hampir sama untuk mendapatkan posisi ini.
Ahmad Saiful merupakan peraih suara terbanyak pada Daerah Pemilihan (Dapil) 3 (Rilau Ale-Bulukumpa) dan Patudangi merupakan kader yang memiliki pengalaman sebagai legislator yang juga Sekretaris DPC Gerindra Bulukumba.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Sawal Arif menilai jika kedua kader tersebut memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi partai menduduki kursi unsur pimpinan DPRD Bulukumba.
“Keduanya merupakan kader terbaik Gerindra. Keduanya memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi menempati unsur pimpinan DPRD Bulukumba,” katanya.
Sawal mengaku partai Gerindra tentu akan mempertimbangkan keterpilihan seperti perolehan jumlah suara dan jumlah kursi Gerindra di dapil sebagai dasar penunjukan kader nantinya.

“Disamping itu perlunya melihat peranan dan kepengurusan terhadap partai selama ini,” terangnya.
Selain itu, pembagian kursi pimpinan DPRD Bulukumba juga akan melihat perimbangan antar dapil serta wilayah pemerataan kursi. Seperti Bulukumba wilayah timur dan barat agar melahirkan pemerataan kursi.

“Pembagian kursi pimpinan DPRD juga wajib melihat perimbangan antar dapil, serta timur dan barat, sehingga terjadi pemerataan kursi pimpinan,” beber Sawal.
Dari antara kedua nama kader tersebut, Sawal enggan berspekulasi terlalu jauh. Hanya saja dirinya melihat jika Ahmad Saiful memiliki peluang cukup besar ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Bulukumba.

“Ahmad Saiful sangat besar peluangnya, mengingat dapilnya meraih 2 kursi dan kursi pertama diperoleh Ahmad Saiful,” pungkasnya.
Ahmaf Saiful kepada RADAR SELATAN juga enggan berspekulasi atas isu tersebut. Baginya sebagai kader partai, dirinya akan siap atas tugas dan amanah yang diberikan partai. “Saya tunduk atas perintah partai dan apa yang menjadi keputusan,” singkatnya. (“)