Beranda Bulukumba Fit and Propertest Cakades Disorot

Fit and Propertest Cakades Disorot

Selasa, 11 Februari 2020, 17:16 WITA

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bulukumba dituding melanggar perundang-undangan.

Hal tersebut dikarenakan PMD akan melaksanakan fit and propertes atau uji kelayakan bagi bakal calon kepala desa (Cakades) di Universitas Muhammadiyah Bulukumba, 15 Februari 2020 mendatang.

Advertisement

Padahal, dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, tidak membenarkan pelaksanaan ujian, terkecuali cakades lebih dari lima kandidat.

“PMD gunakan aturan yang dibuat-buat, itu tidak boleh. Saya akan gugat secara materil dan non materil jika ujian ini tetap dilaksanakan. Yang tidak saya terima jika hasil ujian akan dijadikan acuan kemenangan jika semisal hasilnya seri,” kata balon Kades Bontonyeleng, Andi Mauragawali, Selasa, 11 Februari 2020.

Adik dari Bupati Bulukumba itu mengaku, tidak akan mengikuti ujian tersebut pasalnya tidak sesuai regulasi.

“Saya tidak akan ikut tes, kalau berani dia lakukan, kita akan gugat. Karena itu tidak ada dalam aturan,” tambah Opu.

Penyataan Opu, dibenarkan oleh legislator PDIP Bulukumba Zulkifli Saiye. Menurut Zul, sapaannya, Dinas PMD harus menjalankan tes sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang telah ditetapkan.

Karena berdasarkan perda, lanjut Zul, hanya desa yang lebih dari lima calon saja yang harusnya mengikuti uji kelayakan. Sementara di Desa Bontonyeleng, cakadesnya hanya dua orang saja.

“Adalah calon kades yang melebihi lima calon, karena maksimalnya kan cuman lima. Kalau lebih dari lima, untuk menggugurkannya, ya dilakukanlah uji kelayakan ini,” kata Zulkifli Saiye.

Olehnya, dia meminta Dinas PMD untuk konsisten menjalankan perda, bukan malah membuat aturan baru.

“Dinas PMD mau membuat aturan sendiri, dia dasarnya apa. Jelas melanggar. Saya hanya mengawasi. Intinya harus menjalankan perda, bukan menjalankan aturan sendiri,” pungkasnya.

Kepala PMD Bulukumba Andi Kurniady yang dikonfirmasi membenarkan jika akan dilaksanakan fit and proper test bagi balon cakades. Hanya saja ujian tersebut bukan untuk mengugurkan para calon Cakades.

“Tidak apa-apa kalau pak Andi Mauragawali menggugat. itu haknya. Yang jelas ini bukan untuk mengugurkan, ini untuk antisipasi jika ada suara yang seri atau draw, itu salah satu pertimbanganya,” kata mantan Kadis Perhubungan Bulukumba itu.

Berbeda dengan bakal cakades yang lebih dari lima, ujian tersebut kata Andi Kurniady merupakan upaya untuk menggugurkan.

“Ada 15 desa yang bakal Cakadesnya lebih dari lima, seperti Garanta dan Bukit Harapan,” jelas Kurniadi. (*)

REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: HASWANDI ASHARI