Beranda Gowa Gowa Akan Launching Gerakan 1 Juta Masker untuk Memutus Mata Rantai COVID-19

Gowa Akan Launching Gerakan 1 Juta Masker untuk Memutus Mata Rantai COVID-19

Jumat, 3 Juli 2020, 13:51 WITA
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan

GOWA, RADAR SELATAN–Pemerintah Kabupaten Gowa akan melaunching gerakan 1 juta masker untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Gerakan 1 juta masker ini rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2020 mendatang.

Pemkab Gowa dalam hal ini Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan telah melakukan rapat bersama unsur forkopimda dan para pejabat Pemkab Gowa serta Camat se-kabupaten Gowa guna mematangkan kegiatan tersebut.

Adnan menjelaskan, gerakan 1 juta masker ini tidak hanya dibagikan di Gowa, tetapi juga akan menyasar Kabupaten Takalar dan Kota Makassar.

“Mengapa kita sebarkan di Takalar dan Makassar, karena di dua tempat ini menjadi salah satu episentrum pemutusan mata rantai Covid-19,” jelasnya, Kamis, 2 Juli 2020.

Kegiatan gerakan 1 juta masker ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Mendagri Tito Karnavian sebagai tonggak awal dilakukannya pembagian sejuta masker.

Menurut Bupati Gowa, pihaknya juga sudah membuat Perbup penggunaan masker, yang nanti akan disusul dengan Perda penggunaan masker dan protokol kesehatan.

“Semakin disiplin masyarakat gunakan masker, semakin cepat menekan penularan Covid-19,” ujarnya.

Kapolres Gowa, AKBP Boy F.S Samola memberikan dukungan penuh gagasan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berupa gerakan 1 juta masker.

“Gerakan satu juta masker merupakan gerakan yang luar biasa, dan kami tentu saja memberikan dukungan penuh,” ujar perwira dua melati ini.

Karena itu, Kapolres Gowa dan Kejari Gowa Hj Yeni Andriani, sepakat agar jangan ada yang memanfaatkan kegiatan ini. “Jangan ada yang melakukan paksaan, sehingga menjadi beban bagi mereka,” ujar Hj Yeni.

Sementara itu, Ketua DPRD Gowa H. Rafiuddin Rapi, memberikan dukungan penuh atas kebijakan Bupati Gowa “Gerakan Sejuta Masker” baik itu dalam bentuk finansial maupun yang sifatnya regulasi. (*)