Radar Selatan

Bulukumba

Kejaksaan Teliti Berkas Tersangka Korupsi PPI

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Thirta
 RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Kejaksaan Negeri Bulukumba melalui Pidana Khusus sedang meneliti lima berkas tersangka kasus Korupsi Proyek jalan beton di poros menuju PPI Bontobahari. Itu dilakukan setelah penyidik Tipikor Polres Bulukumba melengkapi petunjuk Jaksa.
Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Thirta menjelaskan, saat ini proses penelitian berkas masih sedang berlangsung pasca penyidik menyerahkan kembali empat berkas bersamaan penambahan satu berkas tersangka yang baru ditetapkan. Selanjutnya pihaknya memiliki 14 hari ke depan untuk menelaah berkas tersebut.

“Sekarang posisinya P18 kan ada satu berkas penambahan lagi jadi sudah lima berkas. Yah nanti sudah dinyatakan P21 baru dilanjutkan ke tahap II,” jelasnya.

Ditanya soal kemungkinan, jadwal persidangan dimulai pada Maret mendatang, Kasi Pidsus kelahiran Bone ini belum dapat memastikan. “Yah harapan kita bisa secepat mungkin masuk persidangan. Tapi kan ada tahapannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra mengaku telah menyerahkan kelima berkas tersangka. Untuk saat ini kelima tersangka masih dalam ranah penahanan Polres Bulukumba.

“Kita dalam posisi menunggu petunjuk jaksa. Kelima tersangka masih kita tahan,” jelasnya.

Sekadar mengingatkan dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan tersangka masing-masing Israjuddin alias ISR selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), H. Amri selaku Ketua Pokja, Fikriani alias FA alias pelaksana penyedia dan H. Syahrul Pati (SP) konsultan pengawas, dan satu tersangka Baru HA, sebagai pemodal.

Dimana ke empatnya diduga paling bertanggungjawab dalam proyek tahun 2015 itu karena menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 783,3 juta lebih dari total anggaran Rp1,4 miliar lebih. Namun selama penyelidikan, pihak rekanan sempat mengembalikan dana sebesar Rp15 juta. (faj/has)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!