KUA Dilengkapi Alat Pencetak Kartu Nikah

by
Kasubag Tata Usaha Kemenag Bulukumba H. Muhammad Yunus

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Penggunaan kartu nikah bagi pasangan suami istri kini mulai diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. Di Bulukumba, pembuatan kartu nikah menyerupai e-KTP tersebut dapat dilakukan di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA).

Kasubag Tata Usaha Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulukumba, H Muhammad Yunus mengatakan, pembuatan kartu nikah tersebut sudah diterapkan sejak Maret 2019 lalu. Seluruh KAU telah dilengkapi peralatan untuk mencetak langsung kartu nikah.

“Semua KUA di Bulukumba sudah punya alat untuk pengadaan kartu nikah ini. Hanya saja masyarakat tidak minati alat ini dengan alasan sudah ada buku nikah,” ungkapnya, Kamis 7 November 2019.

Yunus menyebutkan, untuk mendapatkan kartu nikah pasutri wajib mengikuti bimbingan perkawinan (binwin) pengisian barkod, dan yang terpenting data Administrasi Kepedudukan (Adminduk) tervalidasi di Kantor Dinas Catatan Sipil.

“Kartu nikah ini berbentuk seperti e-KTP atau kartu ATM. Jadi bagi pasutri yang memiliki kartu nikah, tidak perlu lagi bawa buku nikah apabila bepergian. Terlebih lagi dengan adanya kartu nikah ini mempermuda pemerintah dan masyarakat untuk melakukan pengawasan kepada masyarakat,” ujarnya.

Yunus menjelaskan, sekarang ini untuk fungsi dan kegunaan alat ini masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Sesuai target, kartu nikah ini nantinya dapat dijadikan bukti apabila akan menginap di hotel dan kartu e-Tol yang disinkronkan dengan data pasutri.

“Tapi hotel belum menerapkan sistem ini. Hal ini juga menjadi alasan masyarakat karena fungsi dan kegunaan alat ini juga belum jelas. Jangan sampai kasi penuh-penuh dompet saja. Kartu nikah ini juga belum dilengkapi chip, jadi sementara ini kami masih menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk fungsi dan kegunaannya,” tutupnya. (sum/man)

Loading...