Beranda Gowa Lapas Wanita Sungguminasa Tolak Penyemprotan Disinfektan, Ini Alasannya

Lapas Wanita Sungguminasa Tolak Penyemprotan Disinfektan, Ini Alasannya

•  Penulis : | Selasa, 16 Juni 2020, 15:44 WITA

GOWA, RADAR SELATAN–Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II A Sungguminasa menolak relawan yang ingin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi Lapas.

Penolakan pihak Lapas Wanita Kelas II A Sungguminasa ini terlihat dalam rekaman video yang beredar di Group WA media, Selasa, 16 Juni 2020.

Advertisement

Dalam rekaman video tersebut, relawan yang berjumlah 5 orang dicegat oleh salah seorang petugas Lapas saat ingin melakukan penyemprotan.

Perdebatan antara relawan dan pihak Lapas sempat terjadi. Relawan mengaku bahwa inisiatif penyemprotan disinfektan di lokasi Lapas merupakan permintaan dari salah seorang petugas Lapas sendiri.

“Kami ini relawan tidak digaji untuk melakukan penyemprotan. Kami hanya ditugaskan. Petugas Lapas sendiri yang meminta untuk dilakukan penyemprotan,” kata salah seorang relawan.

Pernyataan dari relawan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Gaffar.

“Teman-teman relawan tidak bisa masuk karena tidak ada izin dari Kalapas. Mungkin terkait miskomunikasi saja. Padahal kemarin ada permintaan dari salah satu petugas kesehatan lapas untuk dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Lapas Wanita Kelas II A Sungguminasa, Eko Suprapti yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengaku bahwa pihaknya memang menerima informasi akan ada penyemprotan disinfektan.

Namun kata dia, kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pihak Lapas.

“Tidak ada konfirmasi langsung dari pihak penyelenggara kegiatan tersebut kepada kami. Termasuk penyampaian ke kantor wilayah kami,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa, 16 Juni 2020. (*)