Beranda Hot News Meski Memilih, ASN Dituntut Netral

Meski Memilih, ASN Dituntut Netral

Kamis, 20 Februari 2020, 16:55 WITA
NARSUM. Para narasumber yang tampil pada sosialisasi Netralitas ASN, TNI, Polri, di Rumah Makan Bersama (RMB), Jalan Nenas, Kamis, 20 Februari 2020.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri diminta untuk tetap menjaga netralitasnya pada penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Bulukumba ke depannya.

Meskipun ASN memiliki hak suara dalam pemilihan, namun ASN tidak boleh menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu calon.

Advertisement

Hal ini terungkap saat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba menggelar sosialisasi dengan agenda Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba. Agenda tersebut digelar di Rumah Makan Bersama (RMB), Jalan Nenas, Kamis, 20 Februari 2020.

“Berbeda dengan TNI dan Polri yang memang tidak mempunyai hak suara, ASN memiliki hak untuk memilih, tetapi tetap harus menjaga netralitasnya dengan tidak menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu calon,” kata Komisioner Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Saifullah Jihad yang tampil sebagai salah satu narasumber,

Saiful mengungkapkan terdapat berbagai macam bentuk keberpihakan ASN kepada calon yang kerap kali ditemui. Salah satunya dengan mengisyaratkan dukungannya kepada calon tertentu melalui postingan di media sosial.
“Misalnya oknum ASN berfoto bersama calon bupati dengan pose yang menunjukkan dukungan kepada calon bupati, lalu kemudian diposting ke media sosial. Hal tersebut merupakan tindakan yang tidak netral,” terangnya.

Walaupun begitu Saiful menyampaikan, ASN tidak dilarang berfoto kepada calon, sepanjang tidak menunjukkan tindakan yang merujuk pada dukungannya kepada calon tertentu.

“Tidak dilarang berfoto dengan calon, dalam kondisi tertentu ada ASN yang berswafoto dengan calon karena ada hubungan kekerabatan, misalnya foto bersama di pesta keluarga,” kata Saiful.

“Sepanjang posenya tidak memperagakan simbol dukungan kepada calon tertentu, boleh-boleh saja (berfoto dengan calon, red),” sambungnya.

Selain Saifullah Jihad, pada agenda sosialisasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu ini juga menghadirkan narasumber antara lain, Wakapolres Bululumba Kompol Syarifuddin. Dari TNI hadir Danramil Gantarang, Kapten Infanteri Sudirman dan dari Bawaslu Kabupaten Bulukumba yang diwakili oleh salah satu anggota komisionernya Abdul Rahman.

Pada akhir acara yang pesertanya merupakan perwakilan dari berbagai OPD dan instansi di Kabupaten Bulukumba ini, peserta menandatangani pekta deklarasi netralitas ASN, TNI, dan Polri, sebagai simbol menyatakan sikapnya untuk tetap menjaga netralitas pada penyelenggaraan Pilkada ke depannya. (ewa/has/