Beranda Politik Muhktar Badawing Sosialisasi Perda di Desa Duampanuae Sinjai

Muhktar Badawing Sosialisasi Perda di Desa Duampanuae Sinjai

Kamis, 28 Februari 2019, 16:01 WITA
RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Anggota DPRD Sulsel Fraksi PAN Ir. Mukhtar Badawing, M.M, kembali menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda). Sosialisasi itu, dilaksanakan di Desa Duampanuae,  Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai, 28 Februari.
Kepala Desa Duampanuae Andi Anton mengatakan, salah satu keistimewaan Desa Duampanuae karena bisa didatangi anggota DPRD Sulsel. “Kita kedatangan tamu istimewa hari ini yaitu anggota DPRD Sulsel. Perlu saya sampaikan bahwa Pak Mukhtar Badawing adalah salah satu calon anggota DPRD Provinsi Sulsel, wilayah Bulukumba-Sinjai dapil 5,” ungkap Andi Anton.
Sementara itu Mukhtar Badawing, mengatakan bahwa sosialisasi Perda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyembelihan Ternak Betina Produktif dan Pengeluaran Ternak cukup penting untuk diketahui masyarakat. "Dan itu wajib hukumnya untuk disebarluaskan," terangnya.


“Jadi saya tegaskan, bahwa sosialisasi ini wajib hukumnya untuk disebarluaskan. Sehingga saya harapkan kepada warga khususnya kepala desa agar kiranya menyebarluaskan Perda ini. Karena tidak semua Desa di Sinjai bisa saya masuki. Maka kesempatan bagi warga Desa Duampanuae  menyebarluaskan Perda tersebut,” ujar Muhktar.

Selain itu, Muhktar sebagai narasumber menjelaskan, sosialisasi UU nomor 4  tahun 2004 tentang ‘Pengendalian Penyembelihan Ternak Betina Produktif dan Pengeluaran Ternak dilakukan karena masyarakat penting mengetahui UU ini.

“Karena pada intinya, sapi betina tidak boleh dipotong. Jika memang kita butuh uang untuk biaya kehidupa, dan mau tak mau sapi betina kalian akan dijual. Maka diharapkan warga Desa Duampanuae menghubungi penyuluh untuk menjual sapinya di penyuluh tersebut,” tutup Mukhtar.

Perda ini memang punya manfaat yang positif dalam mengendalikan ternak betina produktif, karena masyarakat sudah punya alat kontrol dalam melakukan transaksi penjualan sapi nya sehingga tidak mudah melakukan penjualan sapi betina apalagi untuk kepentingan pemotongan bila dianggap masih produktif.

Penyebarluasan Perda juga sangat efektif agar lebih di pahami masyarakat luas khususnya pelaku peternak sapi yang ada di wilayah ini.  (One)