Radar Selatan

Bantaeng

Pelaku Penikaman Diobservasi di RS Dadi

BANTAENG, RADARSELATAN.CO.ID — Sempat heboh beberapa waktu lalu di Pasar Tradisional Dapoko, Kabupaten Bantaeng penjual ikan tewas ditikam. Pelakunya kini dilakukan observasi di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.
Hal itu dikatakan Paur Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri saat ditemui di ruangannya, Selasa, 12 Maret 2019. Dia menyebut ada kemungkinan gangguan mental terhadap pelaku yang diketahui bernama Ical bin Saring (18).

“Setelah ditahan beberapa waktu lamanya tersangka ini dianggap telah terganggu kejiwaannya maka kami meminta kepada pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng untuk melakukan pemeriksaan,” ucap Sandri.

Sandri mengatakan bahwa setelah pemeriksaan itu, pihak RSUD Anwar Makkatutu memberi saran untuk segera membawa pelaku penikaman ini ke rumah sakit kejiwaan tersebut.

Diketahui setelah pelaku itu mendekam di Mapolres Bantaeng selama 14 hari, tepatnya pada 26 Februari 2019, dia dibantarkan ke RS Dadi Makassar.
“Untuk proses hukum lebih lanjut terhadap tersangka kami masih menunggu hasil observasi dari pihak rumah sakit Dadi di Makassar,” pungkasnya.
Sebelumnya, hilangnya nyawa seorang penjual ikan di pasar tradisional Dapoko, yang terletak di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng itu terjadi pada Selasa, 12 Februari 2019 lalu.

Saat itu, setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian menyerahkan diri untuk diamankan di pihak berwajib atau kepolisian. Sementara untuk motif pembunuhan belum diketahui. (sid/has)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!