Beranda Ragam Pembatasan Bersyarat Menunggu Perbup

Pembatasan Bersyarat Menunggu Perbup

Senin, 6 Juli 2020, 15:10 WITA
HM Daud Kahal (Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bulukumba)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Wacana pembatasan bersyarat akan segera terealisasi. Pemkab Bulukumba sementara proses penyusunan perbup sebagai dasar penerapan regulasi.

Jubir TGC Penanggulangan Covid 19 Bulukumba, HM Daud Kahal menjelaskan, pembatasan bersyarat yang dimaksud adalah membatasi kegiatan tertentu atau pergerakan masyarakat secara terbatas dalam menekan penyebaran sekaligus memutus mata rantai penularan covid 19. Tujuannya untuk meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran covid 19 dan memperkuat upaya penanganan kesehatan.

Ruang lingkup pelaksanaan protokol kesehatan meliputi institusi pendidikan, lingkungan kerja, dan tempat ibadah. Hal itu juga berlaku pada kegiatan di tempat umum, kegiatan sosial dan budaya, pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi, pasar atau pedagang kaki lima, serta tempat olahraga dan taman.

“Dengan pembatasan bersyarat, kemungkinan ada pengalokasian anggaran untuk penerapan. Seluruh OPD diarahkan untuk secara langsung melakukan penerapan. Hal itu bersifat wajib sehingga akan ada pemberlakuan sanksi ketika tak diindahkan,” tegasnya.

Setelah penerapan pembatasan bersyarat, lanjutnya, akan dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai efesiensi pelaksanaan perbup. Pemantauan dan evaluasi dilakukan tim gugus tugas.

Sanksi menanti jika aturan dilanggar, tambahnya, sanksi ringan, sedang, dan berat. Sanksi ringan yakni pembinaan dan teguran tertulis, sedangkan sanksi sedang berupa pembubaran paksa kegiatan atau penutupan paksa tempat usaha, sementara sanksi berat berupa pencabutan izin kegiatan atau pencabutan izin usaha. (jar)