Radar Selatan

Bantaeng

Penjual Ikan Tewas Ditikam

DIAMANKAN. Polisi mengamankan Ical bin Saring (tengah), pelaku penikaman di Pasar Tradisional Dapoko, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Selasa, 12 Februari 2019.

REPORTER: MUHAMMAD SIDDIK
EDITOR: HASWANDI ASHARI

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Seorang penjual ikan di Pasar Dapoko, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng Ambo bin Laula (42) menjadi korban penikaman oleh seorang pemuda, Ical bin Saring (18), Selasa, 12 Februari 2019.

Korban yang merupakan warga Kampala, Kecamatan Eremerasa itu harus meregang nyawa usai mendapat serangan dari pelaku tersebut dengan menggunakan sebilah badik.

Dalam insiden itu, korban mendapati luka tusuk pada bagian belakang telinganya dan luka sobek pada tengkuk. Korban sempat dilarikan ke RSUD Anwar Makkatutu, namun naas nyawa Ambo bin Laula tak sempat tertolong.
Melalui Paur Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri, menuturkan bahwa pelaku adalah warga yang tinggal di sekitar pasar tradisional Dapoko. Bahkan, kata Sandri, pelaku sempat melarikan diri usai menikam. Namun beberapa saat kemudian pelaku menyerahkan diri ke Kantor Polsek Eremerasa.

“Setelah melakukan aksinya dia menyerahkan diri ke Polsek Eremerasa, untuk mengamankan diri,” ujar Bripka Sandri.
Dia juga menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi di TKP. Dia mengatakan, pelaku ini nekat melakukan penikaman secara tiba-tiba.

“Menurut kesaksian Amang (penjual ikan) bahwa pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang korban dan melakukan penikaman terhadap korban yang sementara duduk di tempat jualannya,” kata Sandri.

Sementara untuk motif pelaku melancarkan aksinya, hingga saat ini (kemarin) belum diketahui. Pasalnya pelaku berdiam diri pasca kejadian itu, bahkan bagian kaki pelaku tersebut tidak bisa bergerak. Kendati demikian, saat ini pelaku sedang dalam tahap interogasi.
“Kami panggil dokter untuk membantu tahap interogasi, tidak diketahui pasti apakah ada pengaruh obat-obatan terlarang atau narkotika. Yang pasti, pelaku sampai sore ini (kemarin) belum bisa bicara, kakinya juga kaku. Makanya sedikit susah untuk menginterogasi apa modus dan motif pelaku,” jelas Sandri.

Sandri juga mengatakan bahwa saat ini pelaku telah mendekam di tahanan Mako Polres Bantaeng guna pemeriksaan lebih lanjut. “Barang Bukti juga sudah diamankan di Polres berupa sebilah badik,” pungkasnya.
Hingga saat ini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (*)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!