Beranda Gowa Posko Bantuan Covid-19 dan Dapur Umum Polri Kanrepia Dirusak OTK

Posko Bantuan Covid-19 dan Dapur Umum Polri Kanrepia Dirusak OTK

•  Penulis : | Senin, 29 Juni 2020, 12:17 WITA

GOWA, RADAR SELATAN–Sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang mengatasnamakan massa melakukan pembongkaran paksa spanduk yang terpasang di posko bantuan Covid-19 dan dapur umum TNI-Polri.

Spanduk yang terpasang di Rumah Koran, Desa Kanrepia, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa ini dibongkar pada hari Sabtu, 27 Juni 2020 lalu.

Advertisement

Sekelompok massa tersebut memaksa pendiri Rumah Koran, Jamaluddin Dg Abu untuk menurunkan spanduk yang bertuliskan Posko Bantuan Covid-19.

Jamaluddin yang dikonfirmasi mengaku kaget dengan peristiwa pembongkaran tersebut. Pasalnya, massa tiba-tiba mendatangi rumahnya dan langsung meminta agar spanduk tersebut segera dibongkar.

Jamaluddin juga mengaku heran dengan aksi sekelompok massa tersebut. Sebab, spanduk yang terpasang di Rumah Koran miliknya merupakan tempat menyimpan bantuan berupa sayur mayur untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 maupun masyarakat yang terdampak musibah lainnya.

“Saya bingung kenapa massa bongkar itu spanduk. Jelas-jelas spanduk yang kami pasang ini untuk membantu dapur umum TNI-Polri di daerah-daerah,” katanya, Senin, 29 Juni 2020.

Menurut Jamaluddin, sejauh ini Rumah Koran sudah banyak berkontribusi untuk membantu dapur umum Polri selama masa pandemi Corona.

Bahkan kata dia, Rumah Koran juga telah mengirimkan bantuan sayur mayur kepada masyarakat Jeneponto dan Bantaeng yang terkena musibah banjir beberapa waktu lalu melalui dapur umum Polri setempat.

“Massa tidak peduli. Mereka tetap ngotot membongkarnya,” katanya lagi.

Akibat dari pembongkaran tersebut menurut Jamaluddin, aktivitas berbagi sayur oleh Polri dan Rumah koran, dalam program “Petani Memberi Polri Menjemput ” yang merupakan sebuah program berbagi sayur di masa Covid-19 yang di peruntukan kepada dapur Umum Kesatuan Brimob Polda Sulsel dan Dapur Umum TNI Polri dibeberapa Polres di Sulawesi Selatan terhenti.

“Spanduk ini ada gambarnya Dansat Brimob Polda Sulsel, dan bertuliskan Spanduk Posko Pengumpulan Sayur Untuk Kemanusiaan Bantuan Sayur Untuk Dapur Umum Polri. Tapi kok di bongkar ? ,” ujarnya.

Jamaluddin sebenarnya sudah berusaha untuk melarang pembongkaran tersebut. Namun lantaran jumlah massa yang cukup banyak, spanduk tersebut akhirnya dibongkar.

Atas kejadian ini, Jamaluddin sangat berharap pihak Kepolisian bisa mengusut tuntas pembongkaran spanduk tersebut.

“Iya kan harus kami tahu apa alasan massa melakukan pembongkaran. Kami berharap pihak berwajib bisa mengusut motif dibalik pembongkaran paksa ini,” harapnya. (*)