Ratusan Caddy Diduga Keracunan Makanan

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, GOWA — Ratusan karyawan yang berprofesi sebagai Caddy yang bekerja di Lapangan Golf Padevally, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa tidak pernah menduga jika makanan catering yang disajikan pada acara makan bersama membuat mereka harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat.
Karyawan yang bekerja membawakan tas berisi peralatan pemain golf ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif karena diduga mengalami keracunan makanan usai menggelar acara makan bersama, Senin, 18 Februari 2019 malam.
Menurut Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, para Caddy yang menjadi korban ini telah dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk dirawat.

“Hingga hari ini (kemarin, red), sekitar 132 Caddy yang telah dirawat di rumah sakit dan puskesmas terdekat. Ada yang dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf, RS Faizal Makassar, RS Bahagia, Puskesmas Pattallassang, dan Puskesmas Lurah Mae,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Februari 2019.
Tambunan menjelaskan bahwa makanan yang disajikan pada acara tersebut berasal dari catering yang dibuat oleh salah satu Caddy berinisial AW bersama beberapa rekannya yang dibuat di Kecamatan Pallangga.
“Adapun isi menu makanan dalam tiap dos diantaranya acar mentimun, telur, daging sapi rendang, ambal dan pisang. Selain itu terdapat makanan tambahan berupa jalang kotek dan lombok cair serta kue,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihak Polres Gowa telah memasang garis polisi di TKP, serta mengamankan pembuat catering AW ke Mako Polsek Bontomarannu.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam. Sebab dari keterangan beberapa karyawan yang turut hadir pada acara makan itu menjelaskan bahwa ada beberapa makanan yang sudah basi, namun tetap disajikan,” tambahnya.
Salah satu bagian Operasional yang bekerja di Lapangan Golf Padevally, Norman menuturkan bahwa, peristiwa ini terjadi saat sejumlah karyawan melakukan acara makan-makan.

“Jadi kegiatan biasaji. Makananya juga disiapkan oleh karyawan sendiri. Saya pribadi belum tahu apakah mereka keracunan makanan atau apa. Masalahnya ini belum jelas juga karena adaji juga karyawan yang makan tapi tidak apa-apaji,” tuturnya saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf, Senin, 18 Februari 2019 malam.
Sementara itu, Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Salahuddin yang dikonfirmasi terkait banyaknya karyawan Caddy yang dilarikan ke rumah sakit Syekh Yusuf menuturkan bahwa jumlah korban yang dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf dari Puskesmas Pattallassang sebanyak 26 orang.
“Mudah-mudahan ini kita bisa tangani dengan baik, sehingga tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jika melihat gejala yang dialami oleh para korban ini seperti mual, muntah-muntah, dan sakit perut memang ada kasus indikasi terkait dengan makanan.

“Dari hasil Anamnesis petugas dicurigai karena semua yang diundang makan di Lapangan Golf itu memakan nasi dos. Setelah itu muncul gejala, ada yang mual-mual, muntah, dan sakit perut. Korban yang dilarikan ke RSUD rata-rata orang dewasa,” ungkapnya. (hen/has)