Beranda Kesehatan RS Bhayangkara Resmikan Laboratorium Biomedis, Hasil Swab Diketahui dalam 6 Jam

RS Bhayangkara Resmikan Laboratorium Biomedis, Hasil Swab Diketahui dalam 6 Jam

Minggu, 26 Juli 2020, 6:48 WITA

MAKASSAR, RADAR SELATAN — Satu lagi laboratorium pemeriksaan covid hadir di Sulawesi Selatan (Sulsel). Rumah Sakit Bhayangkara baru saja meresmikan Laboratorium Biomedisnya, Jumat, (24/7/2020).
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kombes Pol dr. Farid, mengungkapkan, dengan hadirnya laboratorium ini, masyarakat bisa mengetahui hasil swab hanya dalam hitungan jam.
“Masyarakat tak perlu lagi menunggu hasil swab Covid-19 selama berhari-hari. Hanya dalam waktu 6 jam, hasil swab sudah bisa diperoleh,” ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara, Jumat (24/7/2020).
dr. Farid mengungkapkan, jika alat yang dibuat tersebut sudah merupakan standar organisasi kesehatan dunia (WHO) dengan pemeriksaan yang akurat.
“Alhamdulillah alat ini merupakan alat yang sangat bagus bahkan berstandar WHO untuk bisa melakukan pemeriksaan yang akurat dan tepat,” bebernya.
dr. Farid menambahkan, pemeriksaan tersebut dilakukan melalui standarisasi konsep Polymerase Chain Reaction (PCR) yang jumlahnya masih sangat langka di Sulsel.
“Hasil ekstraksi dan proses pembacaan hasil PCR itu hanya membutuhkan waktu 6 jam dengan 48 sampel. Jadi untuk 6 jam berikutnya kita sudah bisa melakukan tes sebanyak 96 sampel,” ucapnya.
Salah satu yang menjadi kendala kata dr. Farid, jika sampel yang diuji di bawah kapasitas yang disediakan. Padahal kapasitas bisa mencapai 48 sampel.
“Nah itu yang menjadi kendala. 1 kali running membutuhkan sampel kontrol. Sampel kontrol itu sayang juga kalau sampelnya sedikit. Misalnya hanya dua sampel yang masuk padahal bisa periksa 48. Kan, sayang.” jelasnya.
“Ini juga mahal tapi saya kira makin banyak sampel cepat terkumpul, saya kira solusi ini bisa pelan-pelan kita selesaikan,” katanya melanjutkan.
Lebih lanjut, dr. Farid bahwa, pembuatan lab ini adalah merupakan salah satu kontribusi Polri dalam penanganan Covid-19 di Sulsel.
“Insyaallah ini bisa membantu mempercepat hasil testing masyarakat atau pasien-pasien yang diduga atau suspect Covid-19,” pungkasnya. (ikbal)