Beranda Olahraga Skenario Barcelona, Madrid, Juventus, dan Chelsea Lolos 8 Besar Liga Champions

Skenario Barcelona, Madrid, Juventus, dan Chelsea Lolos 8 Besar Liga Champions

Senin, 3 Agustus 2020, 21:51 WITA

RADAR SELATAN — Leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang sudah ditunggu-tunggu pencinta bola dunia akan digelar akhir pekan ini. Ada empat pertandingan yang akan digelar untuk melengkapi kontestan delapan besar.
Sejauh ini, Paris saint Germain (PSG), Atalanta, Atletico Madrid, dan RB Leipzig sudah dipastikan lolos ke perempatfinal. Keempat klub tersebut berstatus kuda hitam mengingat mereka belum punya sejarah memenangi kompetisi antar-klub paling bergengsi Eropa ini.
Jika melihat hasil leg pertama, Manchester City dan Bayern Munchen memiliki peluang melenggang ke babak berikutnya. Pasalnya, mereka sudah memenangi leg pertama dan akan memainkan partai penentuan di kandang sendiri.
Sementara Lyon, meski menang di Prancis pada pertemuan perdana, mereka masih harus bekerja keras. Sebab, laga kedua akan berlangsung di kandang Juventus, Allianz Stadium yang terkenal angker.
Namun, sepakbola selalu menghadirkan drama. Apapun masih bisa terjadi selama laga belum benar-benar berakhir. Termasuk Real Madrid. Meski sudah kalah 1-2 di Bernabeu, mereka bisa saja membalikkan keadaan mengingat anak asuh Zinedine Zidane punya performa luar biasa pasca jeda akibat pandemi virus corona.
Selengkapnya, berikut skenario lolos delapan besar masing-masing klub yang akan melakoni laga leg kedua babak 16 besar, akhir pekan ini.
Manchester City
Menang 2-1 di Spanyol, mereka secara otomatis hanya membutuhkan hasil imbang untuk melanjutkan langkah ke delapan besar. Bahkan, mereka masih bisa lolos meski kalah. Syaratnya, mereka hanya kalah 0-1. Untuk skenario ini, mereka lolos dengan keunggulan gol tandang.
Real Madrid
Mengingat mereka kalah 1-2 di kandang sendiri, mereka tidak punya pilihan lain selain memenangi laga di Etihad Stadium dengan selisih minimal dua gol. Unggul satu gol juga sudah cukup dengan catatan mereka mencetak minimal tiga gol (3-2, 4-3, dan seterusnya). Pada skenario ini, mereka lolos dengan keunggulan gol tandang.
Jika hanya menang 2-1 (agregat 2-2-), pertandingan akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu dengan memperhitungkan gol tandang. Kalau tidak ada gol tambahan, pemenang akan ditentukan lewat adu penalti.
Juventus
Kalah 0-1 di leg pertama bukan akhir segalanya bagi Si Nyonya Tua. Kemenangan dua gol cukup bagi mereka untuk melenggang ke fase berikutnya. Itu tentu tak sulit mengingat Juve sangat tangguh di kandangnya. Pengalaman musim lalu ketika mereka kalah 0-2 di leg pertama di markas Atletico Madrid kemudian menang 3-0 di Turin menjadi alarm bagi Lyon.
Seandainya hanya mampu menang 1-0 dan agregat menjadi 1-1, pertandingan akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu dengan memperhitungkan gol tandang. Kalau tidak ada gol tambahan, pemenang akan ditentukan lewat adu penalti.
Lyon
Hasil imbang sudah cukup bagi mereka untuk menyusul PSG ke babak perempatfinal. Bahkan, mereka tetap lolos meski kalah sepanjang hanya satu gol dan Lyon mencetak gol (1-2, 2-3, dan seterusnya). Untuk skenario ini, mereka lolos dengan keunggulan gol tandang.
Bayern Munchen
Menang 3-0 di leg pertama bisa menjadi alasan wakil Jerman itu percaya diri. Kalah dua gol pun mereka masih bisa lolos. Namun, tentu saja mereka tidak boleh over confidence. Setelah Bundesliga berakhir Juni lalu, mereka praktis tidak punya pertandingan kompetitif lagi. Stamina mungkin akan jadi masalah. Tapi, bagaimana pun, mereka jauh lebih berpeluang lolos. Apalagi, akan bermain di Jerman.
Chelsea
Takluk 0-3 di kandang membuat Chelsea butuh keajaiban. Mereka mesti menang minimal empat gol untuk membalikkan keadaan. Atau, menang tiga gol dengan mencetak minimal empat gol. Berat? Jelas. Namun, sekali lagi, tidak mustahil. Skor 3-0 sendiri akan membuat laga berlanjut ke extra time.
Barcelona
Skor 1-1 di Italia membuat Barcelona punya peluang lebih besar untuk lolos. Selain menang, mereka cukup imbang 0-0 untuk lolos dengan keunggulan gol tandang. Namun, jelas berisiko jika mereka berharap pada skor 0-0 saja.
Napoli
Tidak ada pilihan lain bagi Napoli selain tampil menyerang di Camp Nou. Pasalnya, mereka butuh kemenangan untuk lolos. Skenario lain untuk lolos adalah imbang dengan mencetak minimal dua gol (2-2, 3-3, dan seterusnya). Pada skenario ini mereka lolos dengan keunggulan gol tandang. Skor 1-1 sendiri akan membuat laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Berikut jadwal leg kedua babak 16 besar Liga Champions dikutip dari Wikipedia:
Sabtu, 8 Agustus 2020
03:00 Manchester City vs Real Madrid
03:00 Juventus vs Lyon
Minggu, 9 Agustus 2020
03:00 Bayern Munchen vs Chelsea
03:00 Barcelona vs Napoli. (amiruddin aliah)