Tak Bisa Sambut Ramadan Bersama Keluarga, Camat Ujungbulu Ikhlas

  • Whatsapp

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Apa jadinya ramadan tanpa keluarga? Ini benar-benar dijalani dan akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi  Camat Ujungbulu Andi Ashadi atau akrab disapa Andi Gatot bersama sembilan orang lainnya yang kini sedang menjalani karantina di salah satu hotel di Bulukumba.

Kamis 24 April besok adalah hari pertama ramadan. Lazimnya keluarga lain, kesibukan menyambut ramadan di rumah-rumah pasti terasa. Menyiapkan sahur untuk anggota keluarga, tarawih bersama keluarga dan banyak lagi. Semua itu tidak dirasakan Andi Gatot yang masih mengikuti prosedur isolasi mandiri sampai hari ini.

Read More

Sejak adanya kasus ke-2 positif Covid-19 di Bulukumba, Andi Gatot masuk dalam daftar ODP karena berinteraksi langsung dengan warga yang dinyatakan positif Corona.

“Iye begitu mi kak, hari ini baru hari kedua kami di sini. Saya sendiri biasanya berkumpul bersama keluarga di malam menyambut 1 ramadan. Kumpulnya di rumah mamaku. Kebiasaan yang sudah kami lakukan sejak lama. Apalagi sejak pappi meninggal 2013 lalu,” ujar Andi Gatot yang dihubungi RADAR SELATAN  via whatsapp.

Andi Gatot menyembunyikan sedihnya. Ia mengaku berusaha tegar apalagi kalau ditanya keluarga. “Anakku yang ketiga sempat marah sama saya karena na suruh ka terus pulang. Tapi saya bilang nda bisa ka nak. Lagi sakit ka ini. Nanti kalau sudah sembuh baru bisa pulang.”

Saat ini, bersama sembilan orang lainnya termasuk anggota TNI dari Kodim 1411 Bulukumba, Sappewali, Andi Gatot mengisi hari-hari di lokasi karantina dengan banyak beribadah dan menjaga stamina. “Alhamdulillah kami saling menyemangati. Rutin berolahraga dan konsumsi vitamin dari Dinkes untuk meningkatkan imunitas,” terangnya.  Andi Gatot juga meminta masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah saja dan mengenakan masker jika harus keluar rumah.

“Saling jaga ki. Rajin cuci tangan pakai sabun, pakai masker kalau harus keluar rumah dan patuhi mi itu imbauan pemerintah untuk salat di rumah saja. Ini semua demi kebaikan kita bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya. (rdr)

 

 

Penulis : | Editor :

Related posts