Terdakwa Pencabulan Divonis Enam Tahun

by

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, SINJAI — Juharis alias Icong (17) dihukum 6 tahun penjara oleh majalis hakim Pengadilan Negeri Sinjai, Rabu, 27 Februari 2019. Terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap Mawar 6 (nama samaran korban).

Dalam amar putusan yang dibacakan, hakim tunggal Tri Dharma Putra, terdakwa terbukti melanggar Pasal 81 ayat 2 Nomor 35 tahun 2015 tentang tindak pidana pencabulan.

“Berdasarkan pertimbangan majelis hakim dengan melihat bukti dan keterangan saksi di muka persidangan, dengan ini menjatuhkan hukuman terdakwa kurungan penjara selama enak tahun dan denda Rp 30 juta subsider 6 kurungan penjara,” ucap Majelis Hakim.

Usai pembacaan tuntutan, baik terdakwa melalui kuasa hukumnya dan Jaksa Penuntut Umum, masih pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim.

Jaksa Penuntut Umum, (JPU) Nining Purnamawati yang ditemui RADAR SELATAN usai persidangan mengaku masih pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim. Pihaknya memiliki 7 hari untuk bersikap apakah menerima ataukah melakukan banding.

“Saya akan koordinasikan dengan pimpinan dulu. Memang putusan lebih diatas dari tuntutan yakni 5 tahun. Tapi yang kami pikir-pikir dulu karena soal penempatan tahanan. Tuntutan kami terhadap terdakwa ditahan di lapas pidana umum, tapi ini kan akan ditempatkan di Lapas Khusus anak di Pare-pare yang masih memberikan hak terhadap si terdakwa sebagai anak,” jelasnya.

Sebelum penetapan vonis, tepatnya Senin, 25 Februari 2019, Solidaritas Jurnalis Peduli, berunjuk rasa di Kantor PN Sinjai.

Puluhan pengunjuk rasa yang terdiri dari wartawan, aktivis dan mahasiswa lintas kabupaten itu meminta PN Sinjai tak “masuk angin”.

Sebagai rasa peduli terhadap nasib masa depan bangsa, puluhan pengunjuk rasa meminta PN Sinjai memberikan hukuman yang maksimal terhadap pelaku.

“Hukum seberat-beratnya. Kami minta PN Sinjai tidak serta merta melakukan peringanan hukuman begitu saja. Anda harus bekerja profesional,” ujar Aktivis asal Bulukumba, Ahmad Gazali.

Ketua PN Sinjai, H. Abdullah Mahrus yang menyaksikan langsung puluhan pengunjuk rasa menyeruduk kantornya, mengapresiasi hal tersebut.

Ia berterima kasih, lantaran ada yang peduli dan mengawasi kinerja PN Sinjai.

“Sumpah demi Allah, kami akan profesional. Silakan laporkan ke saya jika ada anggota saya yang bermain,” jelasnya. (faj/has)

Loading...