Beranda Bulukumba Tomy Hadir Saat Banjir, Pastikan Warga Bulukumba Selamat

Tomy Hadir Saat Banjir, Pastikan Warga Bulukumba Selamat

Selasa, 26 Mei 2020, 11:16 WITA
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto dan Ketua KSP Berkat Andi Makkasau bertemu di lokasi banjir, Senin malam. Keduanya berbincang serius dan berupaya membantu warga yang terdampak banjir.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN – Tidak ada korban jiwa saat banjir melanda sebagian kota Bulukumba Senin 25 Mei 2020. Meski begitu, ratusan KK sempat mengungsi karena rumah-rumah mereka terendam banjir. Belum diketahui kerugian materil akibat banjir yang disebabkan hujan deras dan air pasang ini.

Saat banjir terjadi, di tengah-tengah warga tampak Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. Tomy mengaku, sejak hujan mengguyur Bulukumba sore hari, ia memang menyempatkan memantau Kota Bulukumba terutama wilayah yang rentan banjir.

Advertisement

Menurut Tomy, pukul 18.45 wita kondisi kanal yang memotong kota dalam kondisi mulai penuh dengan arus yang deras. Ini indikasi bahwa air berasal dari hulu yang berdasarkan laporan, intensitas hujan di Kindang dan Gantarang cukup tinggi. “Meski demikian air belum meluap pukul 18.45 wita itu. Untuk itu saya mengkordinasikan dengan PSDA agar pintu air yang menuju ke kota untuk ditutup dan dialirkan ke sungai Teko,” ujarnya.

Sekitar Pukul 21.00 Wita, Tomy kembali menyisir titik-titik rentan banjir. “Saya menerima telepon dari tokoh masyarakat Paenre Lompoa bahwa sungai Lajae sudah meluap dan menggenangi kampung baru.

Saya melakukan pemantauan di lokasi tersebut dan menyaksikan arus cukup deras dan meluap ke perkampungan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat Tomy bergerak cepat. Menghubungi Badan Penanggunalan Bencana Daerah dan mengkoordinasikan bantuan untuk warga.

Selanjutnya Wabup kembali ke wilayah kampung loka di Jalan Jambu yang juga mengalami banjir dari luapan kanal di daerah tersebut. Sekitar 25 KK dievakuasi oleh badan bencana dan ditempatkan di Aula Bappeda sebagai tempat penampungan.

“Pemda menyiapkan perlengkapan antara lain bantuan baju kering kepada masyarakat yang dievakuasi dan makanan. Termasuk menurunkan tim dokter dari PSC karena ada beberapa lansia dan balita yang ikut di evakuasi,” tuturnya.

Hari ini, Selasa 26 Mei 2020 seluruh masyarakat yang dievakuasi sudah kembali ke rumah masing-masing dan Dinsos mengantarkan konsumsi ke masyarakat terdampak.

“Dinas kesehatan juga kembali melakukan kegiatan home care agar tidak ada penyakit bawaan dari banjir ini,” kata Tomy.

Menurut pengakuan masyarakat di Jalan jambu, air yang tiba-tiba berasal dari hulu dan juga bersamaan dengan pasang yang mengakibatkan terendamnya rumah mereka. Banyak masyarakat yang tidak sempat menyelamatkan harta benda karena air yang tiba -tiba naik.

“Saya berterima kasih atas partisipasi warga yang bahu membahu membantu masyarakat terpapar banjir. Dan alhamdulillah air cepat surut karena drainase kita cukup efektif berfungsi ditambah dengan air pasang yang mulai surut,” kata Tomy.

Ia mengaku hingga pukul 01.00 dini hari masih terus memantau di beberapa titik seperti di perempatan pasar lama, Jalan M Noer dan beberapa titik lain dimana air mulai surut. “Terima kasih kepada pihak badan penanggulangan bencana yang cepat tanggap dan petugas kepolisian dari Polres yang terjun langsung ke lapangan,” tukas Wabup. (rdr)