Total 99 Kasus Covid-19 di Bulukumba, Ada PDP Meninggal Setelah Pulang Paksa

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Jumlah pasien positif Covid-19 di Bulukumba semakin mengalami penanjakan. Hampir tiap hari dalam sepekan ini ada tambahan positif. Dua hari sebelumnya bertambah 15 kasus sehingga totalnya menjadi 74. Hari ini berdasarkan laporan hasil Swab per Kamis 25 Juni 2020 terjadi penambahan terbanyak sejak kasus positif pertama; yaitu 25 orang. Sehingga total kasus positif di Bulukumba sebanyak 99 orang.
Terkonfirmasi juga adanya PDP yang meninggal dunia subuh tadi. Pasien Dalam Pengawasan ini awalnya dirawat di RSUD H. Andi Sultan Dg Radja, tapi kemudian pasien tersebut pulang paksa dan subuh tadi dikabarkan meninggal dunia di kampungnya, di Kindang.

Terkait dengan tambahan 1 orang pasien positif meninggal, dijelaskan Ayatullah, anggota tim gugus, bahwa sebelumnya pasien dengan nomor register 097 asal Kecamatan Kindang tersebut adalah pasien dengan status PDP di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, rujukan dari Puskesmas Borong Rappoa. Pasien tersebut sudah diambil Swabnya. Tapi sebelum hasil swabnya keluar, pihak keluarga pasien memulangkan paksa dari rumah sakit untuk dibawa pulang ke rumahnya dua hari yang lalu.

Namun pada Kamis subuh 25 Juni 2020 pasien tersebut meninggal dunia bersamaan dengan keluarnya hasil pemeriksaan Swabnya yang dinyatakan positif bersama dengan tambahan 24 kasus positif lainnya. “Info terakhir didapatkan dari Puskesmas Borong Rappoa Kindang bahwa pasien positif tersebut sudah dikuburkan oleh keluarganya siang tadi,” ujar Ayatullah.

Sementara Jubir Covid-19 Bulukumba Daud Kahal menuturkan pertambahan 25 kasus ini terjadi karena tracing kontak yang dilakukan secara massif. Dari tracing kita bisa menelusuri kontak erat dan melakukan rapid test kemudian swab sebagai upaya atau strategi untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Saat ini Gugus Tugas mempersiapkan langkah strategi untuk penanganan pengendalian laju pertambahan kasus positif di Bulukumba,” beber Daud Kahal.

Kepala Dinas Kominfo ini mengharapkan jumlah kasus yang hampir 100 positif sudah menjadi warning bagi semua pihak dan masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan. Oleh karena jika protokol kesehatan diabaikan maka tingkat penularannya juga akan sulit dikendalikan.

“Mari kita saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan setiap saat,” ajak Daud Kahal.

Adapun tambahan 25 positif Covid-19 itu adalah:

Pasien 075 usia 57 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 076 usia 22 tahun alamat Gantarang
Pasien 077 usia 10 tahun alamat Bontotiro
Pasien 078 usia 19 tahun alamat Bontotiro
Pasien 079 usia 50 tahun alamat Bontotiro
Pasien 080 usia 6 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 081 usia 9 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 082 usia 53 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 083 usia 27 tahun alamat Rilau Ale
Pasien 084 usia 38 tahun alamat Gantarang
Pasien 085 usia 41 tahun alamat Gantarang
Pasien 086 usia 38 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 087 usia 46 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 088 usia 35 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 089 usia 39 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 090 usia 34 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 091 usia 50 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 092 usia 36 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 093 usia 30 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 094 usia 22 tahun alamat Rilau Ale
Pasien 095 usia 26 tahun alamat Gantarang
Pasien 096 usia 28 tahun alamat Gantarang
Pasien 097 usia 46 tahun alamat Kindang
Pasien 098 usia 55 tahun alamat Ujung Bulu
Pasien 099 usia 28 tahun alamat Ujung Bulu

***