TPS Lapas Bantaeng Kekurangan Surat Suara

by

BANTAENG,RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID — Proses penyelenggaraan Pemilu 2019 pada Rabu, 17 April sudah berlangsung.

TPS 16 yang terletak di Rutan Klas II B Bantaeng, Kelurahan Pallantikang kekurangan surat suara. Hal itu diakui Ketua KPPS TPS 16, Abdul Karim.

“Kami terima surat suara itu hanya 53 itu sesuai dengan DPT, tapi ini yang kurang untuk DPTB sebanyak 111. Sementara kami dikejar waktu, sekarang sudah pukul 13.00 WITA,” kata Ketua KPPS TPS 16, Abdul Karim saat ditemui.

Untuk kekurangan ini, kata dia, telah dilaporkan ke KPU dan Ketua KPPS Pallantikang untuk penambahan kekurangan yang masih terbilang ratusan.

“Kami sudah laporkan. Jadi kami menunggu dari Ketua KPPS Pallantikang, karena katanya dicari per TPS Kelurahan Pallantikang yang surat suaranya lebih. Tadi sudah ada masuk, 16 surat suara dari sisa-sisa TPS lain,” akunya.

Dia juga tidak menyangkal akan kekecewaannya, pasalnya KPPS yang beranggotakan 5 orang di TPS tersebut sudah lama menunggu, namun surat suara tak kunjung terpenuhi.

“Bayangkan, kita ini mulai menunggu surat suara dari jam 9.30 wita, sampai sekarang baru 16 itu yang masuk, cadangan pun sebenarnya hanya 3 lembar masing-masing pilpres dan pileg,” ungkapnya.

Bahkan Karim mengatakan, dari pihak KPU dan Bawaslu Bantaeng sendiri, kerap melakukan pemantauan di TPS 16, hingga pada H-1 Pemilu.

“Data terupdate terus ke KPU, padahal KPU sendiri yang hadir memantau, bukan hanya KPPS kelurahan saja. Tapi ini sepertinya tidak disiapkan,” ujarnya.

Dia pun mengatakan, formulir A5 bagi warga binaan rutan Bantaeng ini mencapai 111 orang. Yang menyerahkan itu, KPU dan Bawaslu.

Sekedar diketahui, dari pantauan di lokasi, pukul 13.30 tadi, anggota KPPS TPS 16 bernama Pikawati, terpaksa pergi menjemput surat suara di TPS 20 Pallantikang.

Terlihat pula jumlah DPT dan DPTB yang belum menyalurkan hak pilihnya masih sekira 70 orang.

Sementara itu, Komisioner KPU Bantaeng, Hamzar mengatakan, untuk surat suara bagi warga binaan lapas Bantaeng tidak disediakan KPU RI.

“Semua penghuni Rutan, masuk kategori Daftar Pemilih Pindahan, dimana surat suaranya tidak disediakan oleh KPU RI. Yang disediakan hanya yang terdaftar di DPT,” kata Hamzar melalui pesan WhatsApp.

Dia juga membeberkan solusi untuk surat suara yang tidak cukup bagi warga binaan, yaitu dengan mengambil sisa surat suara dari TPS lain.

“Maka, solusinya diperoleh dari Surat Suara yang tersisa dari TPS lain,” tandasnya. (SID)