Warga Segel Kantor Desa Gattareng

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Puluhan pemuda dan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Gattareng (AMPG), kembali menggelar aksi susulan. Kali ini, aksi yang berlangsung Kamis 4 April 2019, massa menyegel kantor Desa  Gattareng, Kecamatan Gantarang.


“Ini bentuk protes atas tidak adanya upaya pemerintah desa dalam hal ini Pak Desa untuk menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan kita. Makanya kita segel, pak desa Juga tidak ada dilokasi aksi,”ujar Andi Asrul Kurniad, koordinator aksi.

Warga lainnya,  Salahuddin menambahkan, aksi itu kembali digelar atas ketidak profesionalan pemerintah desa dalam mengelolah pemerintahan, pihaknya menilai dalam kepemimpinan selama 4 tahun berjalan kepala desa telah gagal menahkodai desa gattareng, terindikasi dari proses perencanaan yang tidak profesional dalam penentuan dan pengelolaan anggaran dana desa dimana hampir semua pelaksanaan pembangunan dilakukan secara tidak transparansi tanpa melalui papan proyek.

“terjadi dugaan pemotongan anggaran yang tidak rasional dan tidak pernah menyampaikan atau mempulikasikan laporan pertanggung jawaban dana desa secara terbuka kepada masyarakat umum,”terangnya.

Pihaknya juga, mendesak kepala Desa untuk tidak diskriminasi dalam penentuan anggaran pada setiap Dusun dalam hal pemerataan pembangunan setiap dusun. Belum lagi soal kades yang dinilai tidak transparansi dalam pengunaan Dana Desa secara terbuka kepada masyarakat Umum.

“Kami juga mendesak kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membuka kembali Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Dana Desa mulai dari tahun anggaran 2015 sampai 2018 melalui musyawarah terbuka,”tambahnya.