Wilayah Timur jadi Medan Pertarungan  

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Kandidat bakal Calon Bupati Bulukumba diprediksi akan diikuti paling tidak empat pasang calon. Hal itu berdasarkan konfigurasi koalisi partai.

Hal itu disampaikan, Pengamat Politik sekaligus Direktur
Lembaga Solidaritas Rakyat (LSR Dewala) Iwan Salassa.
Menurutnya, pada Pilkada Bulukumba masih memungkinkan dua pasang calon lagi atau paling sedikit masih ada satu pasang calon lagi, sebut saja antara AHP atau JMS dan gerbong selanjutnya adalah Andi Muchtar Ali.

“Kita mencermati konfigurasi koalisi partai masing-masing
Golkar berkoalisi dengan siapa. Dan Gerindra berkoalisi dengan partai apa. Kita menunggu hingga Maret ini.
Semua masih dinamis. Saya tidak yakin ada head to head antara TSY dan H. Askar saja,” katanya, Selasa, 16 Maret 2020.

Lanjut dia, temuan survei SMRC, per November 2019 yang kemungkinan eskalasinya telah berubah seiring dengan kian dinamisnya situasi politik, disebut belum ada kandidat yang memiliki popularitas di atas 90 persen, begitu juga elektabilitas, seluruhnya di bawah 30 persen. Sehingga
belum ada kandidat yang mampu melewati ambang piskologis. Seluruhnya masih dinamis.

Sehingga kandidat yang paling aktif bersosialisasi lah yang akan menuai popularitas dan elektabilitas yang mengesankan.

“Jadi masih kemungkinan akan ada paslon lain, bisa JMS atau AHP atau Andi Utta. Temuan survei, top survei TSY maupun Askar belum terlalu mengesankan. Jadi masih  pertarungan setara, ini sangat menarik sekali,” jelasnya.

Sebagai catatan, lanjut dia, jika tak ada calon 01 dari timur sebut saja Jamaluddin M Syamsir yang paling menguat dari timur dan akhirnya tidak memperoleh tiket untuk maju maka suara timur akan menjadi medan pertarungan yang paling menentukan pemenang.

“Bisa saya sebut bahwa daerah timur bisa jadi wilayah peperangan jika tak ada 01 dari sana, tapi jika ada maka pertarungan akan semakin ketat,” tukasnya. (faj/has

REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: HASWANDI ASHARI