Wujudkan Masyarakat Sinjai yang Mandiri

by

* Puncak Peringatan Hari Jadi Sinjai ke-455

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, SINJAI — Puncak peringatan Hari Jadi Sinjai ke-455 berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu, 27 Februari 2019. Tema peringatan kali ini adalah, Sinjai Unggul dan Berdaya Saing.

PENGALUNGAN PITA. Kedatangan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman disambut pengalungan pita.

Upacara puncak Hari Jadi Sinjai ke-455 dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah mantan Bupati dan mantan Wakil Bupati Sinjai diantaranya HM. Roem, Andi Rudiyanto Asapa, H. Sabirin Yahya dan mantan Wakil Bupati Andi Massalinri Latif, Nur Syamsu Mus, HA. Fajar Yanwar, mantan Pjs. Bupati H. Jufri Rahman serta mantan Sekda H. Zainuddin Fatbang dan H. Tayyeb Andi Mappasere.

Ketua Panitia melaporkan sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam rangka HJS ke-455 diantaranya anjangsana dan pemberian bingkisan bagi janda veteran, penerbitan kartu BPJS PBI, Sinjai Culture Carnival, Peresmian Sentra IKM, Sinjai Fest and Expo, sejumlah lomba di bidang olahraga.

Wakil Ketua I DPRD Sinjai Djamaluddin membacakan sejarah singkat Kabupaten Sinjai.

Sementara itu Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa dalam pidatonya menyampaikan bahwa Sinjai dalam usia yang ke-455 tahun telah melalui berbagai fase yang membentuk wilayah dan masyarakat Sinjai menjadi suatu daerah yang besar dengan budaya dan nilai-nilai luhur yang terjaga secara turun temurun.

Fase-fase tersebut telah membentuk jati diri Masyarakat Sinjai adalah nilai-nilai luhur sama yang membentuk jati diri masyarakat Sulawesi Selatan dan jati diri Bangsa Indonesia.

“Maka dari itu di momen hari jadi Sinjai yang ke 455 ini, penting bagi setiap insan berdarah Sinjai untuk bersama-sama merasakan semangat ASSIJAI’NA TO SINJAIE, yang diwariskan para pendahulu kita dalam Perjanjian Topekkong.
Perjanjian Topekkong secara jelas menggambarkan nilai-nilai jati diri orang Sinjai, “sisappareng deceng teng sisappareng ja, sirui menre teng sirui no, mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge, mabelle teng sipasoro, madduma to sipalaloi, lempa asepa mappanessa”.  Falsafah ini adalah karakter khas masyarakat Sinjai, yang selalu berada dalam semangat senasib sepenanggungan dimanapun warga masyarakat Sinjai berada. Orang Sinjai wajib saling mendukung meraih kesuksesan, saling mendorong meraih prestasi, memberi kesempatan dalam berkarya, serta menjadi pelopor dan penyeru pesan-pesan perdamaian,” jelasnya.

Bupati dalam pidatonya menyampaikan pula tentang seluruh kegiatan dalam program 100 hari dan hingga 5 (lima) bulan kepemimpinan Bupati Andi Seto dan Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini. Sejumlah kegiatan tersebut adalah mencakup bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik dan perizinan.

“Maka dari itu, selaku kepala daerah untuk periode 2018-2023 ini, kami optimis Sinjai akan mampu berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Terlebih lagi, karena kami telah bertekad untuk mengerahkan segala kemampuan yang kami miliki untuk mencapai Visi kami selaku kepala daerah, yaitu “wujudkan Masyarakat Sinjai yang Mandiri, Berkeadilan, dan Religius melalui Peningkatan Sumber daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing”.
Visi ini hendaknya terpatri dalam setiap diri masyarakat Sinjai sebagai cita-cita bersama untuk dicapai dalam lima tahun ke depan. Begitu pun nilai-nilai yang ada dalam visi tersebut, berbagai misi yang telah dirumuskan untuk mencapainya, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, strategi dan arah kebijakan yang akan ditempuh, serta program dan kegiatan yang telah didesain oleh masing-masing perangkat daerah, hendaknya dapat kita sepakati sebagai acuan bersama dalam menyelenggarakan roda pemerintahan lima tahun ke depan. Dengan demikian kita semua akan senantiasa berada dalam langkah yang seirama dan arah tujuan yang sama,” tegasnya.

Bupati menyampaikan pula bahwa telah mencermati visi, misi, hingga program prioritas yang Gubernur Sulsel canangkan. Dan dari pencermatan tersebut telah menyelaraskan langkah agar pencapaian pembangunan di Sinjai akan berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan Propinsi Sulawesi Selatan.

“Dari lima program nyata yang terdapat dalam visi misi Gubernur Sulsel, kelimanya sejalan dengan visi misi kami di Sinjai,” paparnya. (adv)

Loading...