Porprov Sulsel XVII Diundur, ini Penyebabnya

  • Bagikan
Gamabr ilustrasi/Pixabay

BULUKUMBA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID -- Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) ke-17 (XVII) yang sebelumnya dijadwalkan digelar pada September 2022 diundur ke Oktober 2022.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Yasir Mahmud yang dikonfirmasi membenarkan pengunduran pelaksanaan Porprov 2022 itu.

"Iya (pelaksanaan Porprov Sulsel XVII) diundur ke Oktober. Insyaallah," ungkap Yasir Mahmud yang dikonfirmasi RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID via WhatsApp, Minggu, 26 Juni 2022.

Yasir mengatakan, keputusan soal diundurnya pelaksanaan perlombaan olahraga dua tahunan itu diambil setelah digelarnya pertemuan dengan kabupaten tuan rumah yakni Bulukumba dan Sinjai.

Menurut Yasir terdapat sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan sehingga pelaksanaan Porprov harus diundur ke bulan berikutnya.

"Ada beberapa faktor (diundunya pelaksanaan Porprov), nanti setelah kami rapat di KONI baru kami sampaikan semua," ujarnya.

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, salah satu faktor diundunya pelaksanaan Porprov yakni belum matangnya persiapan tuan rumah.

Seperti misalnya di Kabupaten Bulukumba, dari 13 cabang olahraga (Cabor) yang akan dihelat di Kabupaten Bulukumba masih terdapat dua venue yang belum siap.

Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Bulukumba, Andi Makkasau, mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat dua venue Cabor yang belum siap yakni lapangan volley in door dan lapangan tenis lapangan.

Andi Makkasau mengakui bahwa belum siapnya kedua venue tersebut karena terkendala anggaran. Di mana sampai saat ini belum ada anggaran dari pemerintah provinsi ke tuan rumah.

Sementara dari APBD Kabupaten Bulukumba, anggaran yang disiapkan hanya Rp 2 miliar sudah termasuk persiapan dan pembinaan atlet.

Meski begitu, menurut Makkasau, pihaknya tetap siap kapanpun Porprov akan digelar. "Iya ada wacana pengunduran , tapi kita sebagai tuan rumah harus siap kapanpun digelar," katanya.

"Mengenai beberapa venue yang belum siap itu pasti ada solusinya. Misalnya lapangan voli indoor kalau belum siap kita bisa pinjam gedung milik pemerintah maupun milik swasta dulu," tambahnya.

Selain soal kesiapan tuan rumah, faktor diundunya pelaksanaan Porprov ini juga dikabarkan karena jadwalnya berbenturan dengan event keolahragaan lainnya.

Seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Ketua KONI Sulsel, bahwa pelaksanaan Porprov berbenturan dengan event Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (PraPOPNAS) yang juga digelar September 2022. (ewa/has/B)

  • Bagikan

Exit mobile version