Jurnalis Jeneponto Diduga Diteror Usai Bongkar Bisnis Solar Subsidi

  • Bagikan

JENEPONTO, RADARSELATAN - Seorang Penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi meneror salah seorang Jurnalis di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Teror tersebut diduga dilontarkan oleh Herman setelah lahan bisnis kotornya dibongkar oleh sang Jurnalis.

Menurut Jurnalis yang enggan disebutkan identitasnya ini mengatakan, sejumlah anak buahnya kepergok mengisi solar subsidi ke dalam jerigen yang dipasok dari Station Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jeneponto.

"Saya melihat ada sejumlah pengendara lalu lalang sedang melakukan pengisian solar ke dalam jerigen di SPBU Boyong, Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto pada Senin (23/10/2023) kemarin," ujarnya, kepada wartawan, Rabu (25/10) malam.

Ia mengungkapkan, hal itu berdasarkan dari pantauannya pada saat itu, dimana, nampak sejumlah pemotor keluar masuk ke SPBU membawa jerigen kosong dan langsung diisi oleh Petugas SPBU setempat hingga jerigennya full.

Usai melakukan pengisian, solar tersebut dibawa ke salah satu rumah warga untuk di timbun.

Berdasarkan informasi kata dia, Solar ini rencananya akan dijual kembali keluar daerah. Khususnya di Perusahaan tambang.

Sementara itu, Herman dalam pengakuannya mengatakan, akan menunjukan seluruh lokasi yang dijadikan sebagai tempat penimbunan solar di Butta Turatea ini.

Bahkan, Herman secara tegas menantang wartawan agar informasi ini di publikasikan.

"Nanti saya tunjukan semua to, angkatki semua di media. Se-kabupaten to," ujarnya via telepon ke awak media. Senin (23/10/2023) kemarin.

Herman pun mengungkapkan, jatahnya dalam bisnis ini terbilang sangat kecil karena hanya berjumlah puluhan hingga belasan jerigen perhari.

"Kalau dibilang penimbunan. Saya ini tak berapa ji kudapat sekarang, dua belas. Ia nanti kita anu to," ungkapnya.

Usai menyampaikan pengakuannya, nada bicara Herman sontak berubah dengan nada ancaman kepada oknum wartawan.

"Jadi begini dek. Saya tanyaki nah, jangan sampai cuma anuku yang kau angkat diberita. Itu tahu diri saja nah. Itulah, makanya saya tunjukan semua nanti, datangi juga itu H Darni. Jadi kapan kau tidak datangi disitu berarti kau cari masalah dengan saya. Itu saja," ucap Herman

Sementara itu, Manajer SPBU Boyong, Mahmud yang coba dikonfirmasi awak media melalui kontak WhatsApp-nya hingga kini belum membalas pesannya.

Penulis: Andi Muh Akbar Razak Editor: Haswandi Ashari
  • Bagikan

Exit mobile version