Adnan Harap Bawaslu Minimalisir Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

  • Bagikan

GOWA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID---Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gowa mampu melakukan pengawasan dengan baik memasuki tahapan Pemilu 2024.

Hal tersebut diungkapkan saat dirinya bersama Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dan Forkopimda Kabupaten Gowa menghadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 dirangkaikan dengan Deklarasi Kampanye Pemilu di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, beberapa waktu lalu.

"Apel siaga pengawasan yang kita lakukan hari ini untuk terus meneguhkan semangat dan juga mengawal agar pelaksanaan pemilihan presiden dan juga pembelian legislatif berjalan sesuai dengan koridor yang ada, jadi silahkan Bawaslu melakukan tugasnya dengan baik yaitu melakukan pengawasan pemilu," ungkapnya.

Adnan menegaskan, keberhasilan Bawaslu tidak ditentukan dengan banyaknya kasus yang ditangani, namun Bawaslu harus bisa mencegah terjadinya pelanggaran dengan aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi.

"Saya ingin memberikan catatan bahwa bukan berapa banyaknya ditemukan pelanggaran, tapi semakin banyak orang yang dapat dicegah melakukan pelanggaran maka disitulah letak keberhasilan Bawaslu melakukan pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2024 ini," jelas Adnan.

Orang nomor satu di Gowa ini berharap memasuki tahapan Pemilu 2024 ini Bawaslu, KPU, TNI/Polri dan pemerintah harus bisa saling berkoordinasi dan berkolaborasi demi terwujudnya Pemilu yang aman, damai dan tingkat partisipasi pemilih di Gowa semakin meningkat jika dibandingkan dengan Pemilu lima tahun lalu.

"Pemilihan umum ini setiap lima tahun dilakukan dan bukan hal baru bagi kita, sehingga yang harus pastikan adalah pelaksanaannya berjalan sesuai dengan perencanaan yang ada, pelaksanaannya berjalan lebih bagus dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, catatan dan kekurangan itulah yang kita evaluasi pada tahun ini agar nanti pada tanggal 14 Februari seluruh kekurangan tersebut bisa kita tutupi dan menjadi sebuah keberhasilan bagi Kabupaten Gowa secara keseluruhan melaksanakan pemilihan Presiden dan Pileg," tutup Adnan.

Sementara Ketua Bawaslu Gowa, Saparuddin menyebut pihaknya telah siap dalam memasuki tahapan pengawasan ini, sehingga akan aktif melakukan pencegahan pelanggaran agar bisa diminimalisir.

"Tentu Bawaslu sudah siap, jadi beberapa pencegahan harus kita tingkatkan dengan melakukan pertemuan, sosialisasi dan seterusnya agar tidak ada pelanggaran yang terjadi di Kabupaten Gowa," sebutnya.

Salah satu bentuk pelanggaran yang sering terulang kata Saparuddin yakni netralitas ASN sehingga dalam waktu dekat akan melakukan deklarasi Pemilu bagi ASN agar mampu bersama-sama mencegah terjadinya pelanggaran.

"Misalnya contoh pelanggaran ASN yang selalu ada dengan me-like atau berkomentar di akun paslon itu tidak bisa, jadi jika ditemukan dugaan pelanggaran kami akan menghubungi akun atau di media sosial untuk menarik kembali agar hal-hal yang kemudian menjadi dugaan tersebut sudah clear, sehingga kita upayakan di Gowa ini tidak ada pelanggaran," tambahnya.

Dengan dihadirkannya seluruh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang tersebar di Kabupaten Gowa ini, ia mengaku sebagai tanda kesiapan Bawaslu dalam memberikan pengawasan dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar bisa melalui tahapan Pemilu dengan aman dan damai serta mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang.

"Total 221 jajaran Bawaslu yang ada di kecamatan, desa dan kelurahan hadir untuk menyampaikan kepada publik bahwa kami sudah siap untuk mengawasi Pemilu di Kabupaten Gowa dan kami berharap meskipun ini berat tetapi kita usahakan mempertahankan zona hijau dengan cara berkolaborasi, berkoordinasi antar stakeholder termasuk pemerintah daerah, keamanan dan peserta pemilu," harapnya. (***)

  • Bagikan

Exit mobile version