Ponpes As’adiyah Galung Beru Terima Bantuan Inkubasi Rp 100 Juta

  • Bagikan

BULUKUMBA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID -- Kementerian Agama Republik Indonesia terus memacu berbagai pogram untuk memberdayakan Pondok Pesantren (Ponpes) di berbagai penjuru Indonesia. Di antara program yang diusung untuk memandirikan pesantren tersebut adalah inkubasi bisnis.

Sepanjang tahun 2023, tercatat sudah ada 2.067 ponpes yang menjadi sasaran program tersebut. Pada 2024, jumlah penerima ditargetkan bertambah banyak menjadi hingga 5.000 ponpes.

Popes As’adiyah Galung Beru Kabupaten Bulukumba merupakan pesantren satu-satunya dari puluhan pesantren yang terakomodir sebagai penerima manfaat program ini. Bantuan inkubasi bisnis pesantren ini adalah salah satu dari tujuh program unggulan atau prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua Pengelola Inkubasi, Jusman Imam, mengatakan, pada program ini Ponpes As’adiyah Galung Beru menerima bantuan senilai Rp 100.000.000 pada tahun 2023. Dana ini pun dimanfaatkan untuk pengembangan inkubasi di sektor peternakan.

"Kami mengembangkan peternakan kambing jenis etawa," ungkapnya, Selasa 9 Januari 2024.

Jumsan mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut dalam pengembangan dan kemandirian pesantren. Ia pun berterima kasih kepada Kementerian Agama, pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian lebih kepada pengembangan Ponpes As’adiyah Galung Beru.

"Kami berharap usaha ini berdampak positif pada perekonomian Ponpes. Keuntungan yang didapat bisa meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan, serta sebagai modal pengembangan usaha lainnya," tutupnya.

Diketahui pada Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag RI ke-78 tahun 2024 di Kabupaten Pangkep, kegiatan Inkubasi Ponpes As'adiyah Galung Beru Bulukumba ditayangkan dalam bentuk video. Program tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. (***)

Penulis: Sumarni Editor: Suparman
  • Bagikan