Bertambah, Penduduk Miskin Bulukumba Capai 31 Ribu Orang

  • Bagikan

BULUKUMBA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID — Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bulukumba tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang diterima RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID di laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba, https://bulukumbakab.bps.go.id/pressrelease/2021/12/31/89/profil-kemiskinan-kabupaten-bulukumba-maret-2021.html.

Kenaikan jumlah penduduk miskin mencapai seribu orang lebih, dimana pada tahun 2020 hanya 30 ribu kini jumlahnya mencapai 31 ribu lebih, atau jika dipresentasekan 7,43 persen atau meningkat 0,3 persen dari tahun sebelumnya.

Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad yang dikonfimasi menjelaskan bahwa adanya kenaikan jumlah seribu orang miskin itu dipengaruhi pandemi Covid-19.

“Saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Sosial melakukan verifikasi data orang miskin penerima BPJS PBI,” katanya, Kamis, 20 Januari 2022.

Dikatakan saat ini, ada sekitar 16 ribuan penerima BPJS PBI yang sementara diverifikasi untuk dikeluarkan, baik itu yang meninggal, sudah sejahtera, atau yang sudah domisili di luar kabupaten.

Menurutnya, pemutakhiran data orang miskin ini penting, sebagai dasar untuk mengintervensi dengan program pemerintah daerah maupun program pemerintah pusat.

Ditanya soal Kabupaten Jeneponto yang menunjukkan tren penurunan meski di masa pandemi, Ulla sapaan akrabnya mengatakan bahwa pada dasarnya secara umum daerah lainnya mengalami kenaikan seperti Bulukumba.

“Tidak bisa dibandingkan, karena secara umum daerah lainnya juga naik seperti Bulukumba, meski ada juga turun seperti Jeneponto,” tambahnya.

Olehnya, program penanggulangan kemiskinan akan tetap difokuskan dengan terlebih dahulu memperbaiki data yang beberapa tahun terakhir tidak klir, sehingga jika datanya tepat sasaran, maka anggaran program pemberdayaan itu akan lebih efektif.

“Dan secara umum tentu pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur untuk mendongkrak ekonomi masyarakat,” bebernya. (*)

REPORTER: RAKHMAT FAJAR

  • Bagikan