DPRD Bakal Panggil Pengelola SPBU, Dugaan Penampungan Solar

  • Bagikan

BULUKUMBA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, bakal memanggil seluruh manajemen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulukumba.

Hal itu berdasarkan penyampaian anggota DPRD Bulukumba, Muhammad Bakti disela rapat paripurna penyerahan RAPBD TA 2024.  Dia menyampaikan bahwa saat ini di musim kemarau, masyarakat kesulitan air bersih, saat penyaluran air bersih oleh petugas BPBD Bulukumba terjadi keterlambatan mobil tangki yang disebabkan BBM jenis solar cepat habis di sejumlah SPBU di Bulukumba.

"Ada keluhan kemarin dari masyarakat, tangki petugas dari BPBD Bulukumba lambat menyalurkan air bersih, karena cepatnya habis pasokan BBM solar di Bulukumba, kasian petugas seharusnya dia cepat menyalurkan tapi terkendala BBM yang cepat habis," ungkap Muhammad Bakti, Senin, 30 Oktober 2023.

Lanjutnya dia menduga adanya penampungan BBM jenis solar bersubsidi di Kabupaten Bulukumba oleh oknum tertentu, dengan tandom-tandom yang semestinya diperuntukkan untuk masyarakat.

"Saya dapat informasi dari masyarakat, bahwa ada beberapa tempat di Bulukumba yang diduga dijadikan tempat penampungan solar bersubisdi. Masih pagi BBM jenis solar di Bulukumba sudah habis, kami menilai pihak SPBU bekerjasama dengan oknum yang menampung solar. Ini perlu penelusuran," kata politisi partai Gerindra itu, saat dikonfirmasi RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID.

Dia berharap agar pihak Polres Bulukumba dan Kodim 1411 Bulukumba dalam hal ini Bhabinkhantibmas dan babinsa lebih aktif berpatroli di desa. Muhammad Bakti juga berharap agar permasalahan ini, dapat segera ditindaklanjuti, untuk mengungkap akar permasalahan soal dugaan penampungan soal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bulukumba, H. Rijal mengatakan akan memanggil manajemen SPBU di Bulukumba, untuk mengungkap ketersediaan BBM jenis solar yang cepat habis.

"Kita akan rapatkan dengan pimpinan fraksi, untuk menjadwalkan memanggil pengusaha-pengusaha SPBU di Bulukumba. Memang ada kejanggalan disini, karena tadi saya baca berita ada yang ditangkap lagi membawa solar dari Bulukumba, ini perlu ditindaklanjuti," kata H. Rijal kepada RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, saat setelah memimpin rapat paripurna.

Lanjutnya mengatakan bahwa kondisi seperti saat ini, masyarakat sama-sama membutuhkan BBM, namun hanya salah satu oknum yang diuntungkan.

"BBM subsidi kita yang diuntungkan salah satu oknum, yang semestinya diperuntukkan untuk masyarakat, dalam kondisi saat ini, sama-sama membutuhkan BBM solar. Jadi dalam waktu dekat ini kita akan panggil, kalau siapa saja yang akan dipanggil, nanti akan berkembang saat rapat di pimpinan fraksi," katanya. (mad/has/B)

------------------------

Penulis: Ahmad ZhuhriEditor: Haswandi Ashari
  • Bagikan