IAS Tak Jadi Ketua Demokrat, Andi Sukri Lirik Partai Lain

  • Bagikan

BULUKUMBA, RADAT SELATAN — Rencana mantan Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali untuk bergabung di Partai Demokrat nampaknya batal. Itu setelah Ilham Arif Sirajuddin (IAS) gagal merebut posisi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Selatan (Sulsel) Partai Demokrat.

IAS harus berbesar hati, meski menang secara dukungan dari 16 dewan pimpinan daerah. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memilih Ni’matullah memimpin partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Andi Sukri yang akrab disapa AMS saat dikonfirmasi, Senin, 4 April 2022, enggan berkomentar banyak. Kendati demikian, langkahnya untuk bergabung di partai politik dalam waktu dekat ini tetap dalam rencananya.

Ia mengaku, di event politik mendatang akan maju menjadi calon anggota DPR-RI. Meski harus menggunakan partai lain.

“Insyaallah banyak Partai termasuk NasDem, PKS, PAN, dan Gerindra masih siap,” ucap mantan bupati Bulukumba dua periode itu.

Bahkan Demokrat, kata Andi Sukri, meski tak dipimpin oleh IAS tetap mengajaknya untuk tetap bergabung sebagaimana rencana awalnya. “Termasuk Demokrat baru ditelepon Ni’matulah agar tetap di Demokrat,” bebernya.

Andi Sukri saat ini memang menjadi incaran sejumlah parpol, pasca berencana maju sebagai calon anggota DPR-RI. Sebagai mantan bupati Bulukumba dua periode, dia diyakini bisa menjadi mesin penggenjot suara partai.

Sebelumnya, beberapa tokoh papan atas di Kabupaten Bulukumba telah berkomitmen untuk bergabung ke Demokrat apabila IAS memimpin Partai Demokrat di Sulsel. Salah satunya mantan ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki.(ewa)

  • Bagikan