Punya Penyakit Jantung Tapi Tak Takut untuk Divaksin

  • Bagikan

Namanya Akhmad Basit, SE. Warga BTN Ca wabalu Permai Blok C 4 no. 22 Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Ia sudah berumur 60 tahun. Namun tidak memiliki rasa takut sedikit pun untuk divaksin.

Sebenarnya, Akhmad Basit memiliki penyakit bawaan jantung. Lelaki ini terbiasa merasakan sakit di dadanya dan keluar keringat yang bercucuran. Keluarga sangat ragu atas kesehatannya saat beliau memutuskan untuk vaksin. Tapi Akhmad Basit sangat antusias untuk divaksin baik vaksin pertama maupun vaksin kedua.

Apa yang special darinya? Sebelum pergi vaksin ia tentu memperbaiki kualitas tidurnya. Sarapan, dan tak lupa minum teh hangat. Yang terpenting memperbaiki perasaan dan selalu mengigat Allah. Beliau selalu mengindahkan peraturan pemerintah kabupaten Bulukumba.

Salat lima waktu pun beliau lakukan di masjid dekat rumah. Selalu berpikiran positif dalam menjalani profesianya sebagai pedagang barang campuran. Banyak sedikitnya pembeli di rumahnya selalu beliau syukuri. Aamiin.

Kesyukurannya semakin bertambah ketika anak pertama sisa menunggu wisuda S2 Teknik Informatika Universitas Negeri Makassar. Alhamdulillah, sudah ditawar menjadi dosen oleh pembimbing tesis untuk yayasan ponakan Pak Prof.

Anak kedua alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Makassar. Kini telah bekerja di pertambangan Morowali. Anak ketiga semester 6 di UNM dan mendapatkan Beasiswa Unggulan sampai selesai. Sedangkan anak keempat kuliah di UNM jurusan Pendidikan IPA semester 2.

Anak kelima yang selalu diantar dan dijemput di SD 221 kelas 6. Insya Allah masuk pesantren tahun depan. Anak keenam kelas 5 SD. Al Fatihah buat anak yang ketujuh bernama Faisal Akhamad. Baginya menjalani kehidupan harus mendekatkan diri kepada Allah dan berpikiran positif. ***

 

 

Penulis: Besse Paikah (Jurnalis Warga)

 

  • Bagikan